TRENDING NOW

Nova Eliza artis model sinetron film layar lebar pegiat sosial mendirikan Suara Hati wadah perempuan yang menjadi korban kekerasan di Indonesia
Nova Eliza.

Ia juga tak segan tampil memesona memakai hotpants.

Brilio.net - Nama Nova Eliza sempat malang melintang di layar kaca televisi Indonesia pada awal tahun 2000-an. Wanita kelahiran Aceh 4 Juni 1980 ini berkali-kali membintangi beberapa sinetron, seperti Karmila, Doaku Harapanku, dan juga Julia Anak Gedongan.

Di tahun 2017 kemarin, ia juga sempat dipercaya membintangi film Kartini sebagai tokoh Ngasirah. Semenjak saat itu, Nova memilih absen di layar kaca. Ia memiliki kesibukan baru, yakni menjadi aktivis di bidang pendidikan.

Lewat Yayasan Suara Hati Perempuan, Nova aktif menggelar seminar-seminar, talk show, dan pergelaran seni untuk mendidik masyarakat, khususnya masyarakat di wilayah pedalaman Indonesia.

Namun meski mulai jarang tampil di layar kaca, Nova Eliza tetap aktif lewat media sosialnya. Mantan istri Mirwan Suwarso ini beberapa kali mengunggah momen sehari-hari dalam balutan celana jeans.

Tapi seperti apa sih, penampilan Nova Eliza kini? Yuk, intip lewat foto-foto yang berhasil brilio.net kumpulkan dari akun media sosialnya, Minggu (4/2):


1. Jarang aktif di dunia hiburan, Nova kini menjadi aktivis di bidang pendidikan.

Nova Eliza.

2. Gayanya masih seperti dulu, kasual dan seksi.

Nova Eliza.

3. Ripped jeans rupanya menjadi item fashion ibu satu anak ini

Nova Eliza

4. Beberapa kali Nova memamerkan gayanya dalam balutan celana jeans kasual.

Nova Eliza.

5. Penampilannya pun terlihat masih segar bak ABG. Padahal Nova kini hampir menginjak kepala empat.

Nova Eliza.

6. Terlihat kasual dengan paduan jeans, sneakers, dan juga tank top.

Nova Eliza

7. Bersama putri tercinta yang kini beranjak remaja, Naima Malinka.

Naima Malinka dan Nova Eliza.

8. Ia juga tak segan memamerkan aktivitas mengenakan hotpants berbahan denim.

Nova Eliza.

9. Tetap setia bergaya kasual dalam berbagai kesempatan.

Nova Eliza.

10. "Menjadi tua harus melewati usia belia, Tapi untuk dewasa tak harus melewati masa tua," kata Nova Eliza.

Nova Eliza.

Nova Eliza artis model sinetron film layar lebar pegiat sosial mendirikan Suara Hati wadah perempuan yang menjadi korban kekerasan di Indonesia
Nova Eliza berpose seusai wawancara eksklusif Kompas.com seputar film Kartini di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Barat Jakarta , Sabtu (8/4/2017). Nova Eliza memerankan karakter ibu kandung Kartini, Ngasirah, saat masih muda dalam film Kartini yang akan tayang di bioskop mulai 19 April 2017.(KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI)

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Nova Eliza (37) mengaku masih belum jatuh hati lagi kepada pria lain. Alasannya karena Nova tidak mau menyakiti hati putri semata wayangnya, Naima Malinka Suwarso.

"Aku enggak mau menyakiti hati Naima. Nanti apalah kalau saya punya pacar apakah cocok sama Naima?" ujar Nova saat dijumpai di Gedung Trans, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (21/12/2017). "Hal-hal itu akan muncul. Enggak bisa sembarangan comot laki-laki buat dijadikan pacar," sambung dia.

Mantan istri Mirwan Suwarso itu mengaku amat melibatkan sang anak yang berusia sembilan tahun dalam urusan laki-laki. Terkadang ia pun meminta pendapat sang anak soal pria yang sedang dekat dengannya. "Kalau dia bilang no, mungkin belum bisa menerima. Aku sangat ikuti mood dia, enggak mau sakitin hati dia," katanya.

Nova Eliza artis model sinetron film layar lebar pegiat sosial mendirikan Suara Hati wadah perempuan yang menjadi korban kekerasan di Indonesia
Artis peran Nova Eliza bersama yayasan Suara Hati Perempuan dengan menggandeng Kedutaan Besar Belanda berkampanye melawan kekerasan terhadap perempuan lewat media fotografi yang menghadirkan kaum laki-laki melalui pameran foto dengan tema "Suara Hati Lelaki" di Hotel Fairmont, Jakarta Selatan, Rabu (23/11/2016). Ada 51 tokoh lelaki Indonesia dari kalangan pemerintah, artis, politisi, hingga tokoh agama, yang menjadi objek foto dalam pameran ini. Di antaranya, personel Slank, Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama, aktor Tio Pakusadewo, dan lainnya. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM - Mantan model sekaligus aktris cantik Nova Eliza terlihat menyambangi kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat pada hari Kamis (18/5/2017).

Entah apa yang ia lakukan disana, namun jika dilihat dari akun instagramnya @nova_elz, nampak kehidupan pribadinya baik-baik saja.

Bahkan terlihat Nova cukup sering mengunggah berbagai aktivitas sehari-harinya.

Saat dijumpai ternyata artis peran ini mengakui datang ke Komnas HAM bukan untuk melapor ataupun mengadukan suatu hal yang membuatnya merasa terancam.

Ia datang demi keperluan pembuatan film dokumenter yang sedang ia garap dengan timnya.

"Aku lagi bikin film dokumenter soal perempuan Aceh, ke komnas HAM untuk ngobrol sama narasumber yang pada saat itu ikut terlibat untuk mencari keadilan," ujar Nova Eliza seperti dikutip Tribunnews.com dari NOVA.id

Seperti yang diketahui, sebelumnya Nova disibukkan dengan proyek seninya yang bernamakan Suara Hati.

Suara hati merupakan proyek kebudayaan, seni, dan sosial sebagai wadah untuk memberikan kontribusi terhadap perkembangan seni dan budaya.

Lewat gambar, performa teatrikal, musik dan sebagainya, Nova berusaha sajikan lengkap untuk mendapatkan perhatian pencinta seni dan masyarakat.

Kini aktris kelahiran Aceh, 4 Juni 1980 tersebut sedang menyibukkan dirinya membuat sebuah film dokumenter bertemakan perjuangan perempuan Aceh pasca konflik yang melanda ditahun 90'an. (TribunNews)
Nova Eliza artis model sinetron film layar lebar pegiat sosial mendirikan Suara Hati wadah perempuan yang menjadi korban kekerasan di Indonesia
Nova Eliza.

Kapanlagi.com - Nova Eliza adalah salah satu artis yang terang-terangan menunjukkan kepeduliannya pada kasus kekerasan terhadap perempuan di Indonesia. Oleh karena itu ia membangun sebuah lembaga Suara Hati Foundation. Tak hanya mengalokasikan dana untuk para korban kekerasan, Nova juga aktif melakukan kampanye ke berbagai kota dan daerah.

Karena kegigihannya untuk terus kampanye stop kekerasan terhadap perempuan, Nova pun diundang menjadi pembicara dalam acara peluncuran EU-Indonesia Blue Book 2017. Acara ini memang mengangkat tema kesetaraan gender, yang mana sangat pas dengan visi dan misi dari Nova.

"Sebenarnya memang sudah dari tahun 2015 kalau aku selalu bersuara mewakili perempuan-perempuan yang tertindas, baik dari sisi fisik atau verbal. Karena kan kekerasan itu ruang lingkupnya besar," ujar Nova saat ditemui di Le Meridien Hotel, Jakarta Pusat, Selasa (16/5).

"Saat ini sedang berada di acaranya Uni Eropa karena mereka baru saja melaunching Blue Book, di mana aku jadi salah satu narasumber yang berbicara soal kesetaraan gender dan bagaimana kita ingin menuntaskan kekerasan terhadap perempuan. Kalau aku sih sepanjang tahun akan bersuara terus ya. Mau diundang oleh kedutaan yang ada di Indonesia ataupun juga yang masuk ke daerah di Indonesia," tutur ibu satu anak ini.

Acara ini bahkan dihadiri oleh sederet duta besar negara-negara lain yang ada di Indonesia loh. Intinya, Nova ingin mereka tahu bahwa di Indonesia masih banyak kekerasan yang menimpa para wantia dan hal itu harus bisa diberantas.

"Simple sih ya tadi (bicara) tentang bagaimana aku mewakili dari Suara Hati Foundation mengajak duta besar yang ada di Indonesia, kayak tadi ada dari Swedia, untuk terlibat memberikan opini, ide untuk memerangi angka kekerasan yang ada di Indonesia. Mungkin karena mereka melihat aku terus berbicara soal stop kekerasan pada perempuan makanya aku diajak jadi salah satu narasumber di sini," lanjutnya.

Saat ini, Nova bersama Suara Hati Foundation tengah fokus mengumpulkan dana untuk para korban kekerasan perempuan di kota kelahirannya, Aceh. "Saat ini kita lagi concern untuk ngumpulin dana untuk diberikan kepada perempuan-perempuan korban kekerasan pada masa konflik di Aceh," pungkas Nova.