Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2021

Mewaspadai 1000 HPK

masa 1000 HPK Masa 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) merupakan  bagian terpenting dalam kehidupan manusia. Pada  masa inilah proses tumbuh kembang seorang anak  dimulai. Keluarga merupakan unit utama dalam  menentukan masa depan anak, untuk memberikan  perawatan dan pengasuhan yang berkualitas sesuai  dengan tahap pertumbuhan dan perkembangan anak. Periode 1000 hari, yaitu 270 hari selama kehamilan  dan 730 hari pada kehidupan pertama bayi  merupakan periode sensitif karena akibat yang  ditimbulkan terhadap bayi pada masa ini akan bersifat  permanen dan tidak dapat diperbaiki. Dampak dari 1000 hari pertama kehidupan tidak hanya pada  pertumbuhan fisik, tetapi juga pada perkembangan  mental dan kecerdasan anak. Bila 1000 HPK anak  tidak optimal, maka pada saat dewasa tidak hanya  tinggi badan anak akan menjadi tidak optimal, namun  kualitas kerja dan produktivitasnya juga akan rendah,   sehingga menurunkan kualitas sumber daya manusia  Indonesia dan daya saing bangsa di masa depan. Aga

Semua Akan Kembali Baik pada Waktunya

Mengalir seperti air/ foto: Nova Eliza Sekian lama berada di sini, anehnya tak ada satupun kenangan yang bisa menarik kembali untuk datang ke tempat ini. Sekian tahun bekerja disini, bisa-bisanya hanya ada keinginan untuk segera pergi dari lokasi ini. Bagaimana mungkin, setelah banyak cerita yang dilalui tidak ada satupun cerita yang menyenangkan hati melainkan selalu kembali mengingatkan sakit di hati. Bukan berarti tidak ada satupun hal baik yang menghampiri hanya saja terlalu banyak lembaran-lembaran kesedihan yang menutupi, terlalu mendominasi, hingga akhirnya selalu ada keingingan untuk pergi dan tak mau kembali. Entah akunya yang tidak bisa beradaptasi disini atau keberadaan aku disini yang tidak diinginkan oleh pribumi. Percayalah, aku selalu berusaha yang terbaik agar bisa diterima disini, datang sendiri tanpa didampingi, berkelana sendiri tanpa ada yang menemani. Terus mencari pegangan diri agar kuat berada disini menjalankan tugas negara sesuai tupoksi. Awal terasa asing hin

Remaja Putri Peduli Anemia

Remaja Putri? Minum Tablet Tambah Darah Remaja Putri minum TTD Lebih dari seperlima remaja putri mengalami anemia. Bila mereka dibiarkan anemia sampai menikah lalu kemudian hamil, anak yang dilahirkan nanti berisiko mengalami stunting. Berisiko stunting maksudnya tidak otomatis jadi stunting tapi ada peluang mengalami stunting, bila tidak dicegah lebih lanjut. Anemia dikenal secara umum sebagai kurang darah. Apakah itu artinya jumlah atau volume darah yang  kurang?   Sebetulnya bukan volume darah yang kurang tapi sel darah merah yang kurang . Sel darah merah mengandung Hemoglobin (Hb) yang bertugas mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.  Hemoglobin dibentuk oleh zat besi. Jadi, bila zat besi  kurang, kurang pula Hemoglobin dalam darah.  Remaja dikatakan mengalamai anemia bila hemoglobin  (Hb) lebih rendah dari batas normal, yaitu 12g/dL  untuk remaja. Remaja yang menderita anemia akan mudah lesu, lemah, letih, lelah, dan lunglai atau dikenal dengan istilah 5L. Dampaknya t

Pubertas? Tidak Hanya Fisik Saja Berubah, Psikis Juga

PUBERTAS masa peralihan dari anak-anak menjadi dewasa/ Foto: kompas.com Pubertas adalah masa peralihan dari anak-anak menjadi dewasa (masa remaja), ditandai dengan matangnya organ reproduksi. Pubertas pada perempuan seringkali lebih cepat satu atau dua tahun dari laki-laki. Pada saat remaja mengalami pubertas, pada masa inilah hormon di dalam tubuh remaja laki-laki dan remaja perempuan berkembang, perkembangan hormon tersebut akan berpengaruh pada fisik dan psikis remaja tersebut, selanjutnya perubahan fisik dan psikis tersebut berdampak pada perubahan pola pergaulan dan kehidupan sosial remaja itu sendiri. Tanda awal remaja saat mengalami pubertas untuk perempuan akan mengalami menstruasi dan untuk laki-laki akan mengalami mimpi basah. Menstruasi adalah salah satu perubahan yang dialami perempuan yang telah memasuki masa pubertas, di Indonesia Menstruasi sering disebut juga "mens" atau "datang bulan". Sedangkan Mimpi Basah terjadi pada laki-laki yang memasuki ma

Orangtua Wajib Tahu, ASUH-ASIH-ASAH

Tiga Kebutuhan Dasar: Asuh, Asih, Asah Foto: orami.com Pertumbuhan dan perkembangan buah hati menjadi perhatian orang tua. Pertumbuhan merupakan salah satu bagian dari proses perkembangan, karena proses pertumbuhan individu mengikuti proses perkembangan.  Setiap anak tidak akan bisa melewati satu tahap perkembangan sebelum ia melewati tahapan sebelumnya. Proses tumbuh kembang tiap anak harus berjalan optimal dan tidak lepas dari tiga kebutuhan dasar yaitu Asuh, Asih dan Asah.  Setiap pertumbuhan anak disertai dengan perubahan fungsi. Misalnya perkembangan intelegensia pada seorang anak akan menyertai pertumbuhan otak dan serabut saraf. Pertumbuhan dan perkembangan pada tahap awal menentukan perkembangan anak selanjutnya. Berikut lebih jelasnya perbedaan tiga kebutuhan dasar anak yang harus dipenuhi untuk tumbuh kembang anak yang optimal meliputi Asuh, Asih, dan Asah yaitu: 1. Kebutuhan Fisik-Biologis (ASUH) Meliputi kebutuhan sandang, pangan, papan seperti nutrisi, imunisasi, kebers